Sekilas Info

Blog ini adalah sekumpulan tulisan/ulasan tentang makanan; gizi, kesehatan dan Rumah Sakit. Walaupun isi blog ini tidak istimewa ; mudah-mudahan ada manfaatnya bagi yang memang memerlukannya.

Ikuti survey dibayar dolar

Selain sebagai gudangnya informasi, internet ternyata juga memiliki celah-celah yang bisa kita manfaatkan untuk menambah uang saku kita. Bahkan ada cukup banyak orang yang telah menikmati pendapatan yang terbilang besar dari internet. Ada yang memasang iklan (Adsense), jualan online, program afiliasi, dan lain-lain. Semua peluang itu kalau kita ambil dan konsisten menjalankannya bisa mendatangkan side income yang bisa saja melebihi main income kita per bulannya. Selain sumber-sumber pemasukan yang telah disebutkan di atas, ada satu lagi sumber income yang bisa Anda coba, yaitu dengan mengikuti survey. Ya, cukup dengan memberikan review terhadap web-web yang disediakan Anda akan dibayar dengan dolar. Review yang Anda berikan cukup singkat saja jangan bertele-tele misalnya saja ” This web is very nice and have a fast loading”, “This blog is very cool and user friendly”, dsb. Dengan hanya mengetikkan contoh kalimat di atas, Anda bisa mendapatkan $6 hanya untuk Welcome surveys. Dengan menyisihkan waktu sekitar 15 menit saja, saya sudah bisa mendapatkan 27 dolar dari program ini. Selain itu bonus Anda pun akan bertambah $1,25, setiap ada orang yang mendaftar atas referensi Anda. Anda tertarik? Silakan daftar disini!

Buku Yang perlu Anda miliki


Bank untuk Para Pengemis

Suatu hari di tahun 1974, di Jobra, sebuah desa di Bangladesh, seorang guru besar ilmu ekonomi dari Universitas Chittagong melakukan kunjungan ke lapangan. Sebagai lulusan yang baru kembali dari sebuah uni­versitas terkemuka di Amerika Serikat, sang profesor tentu saja berpikir bagaimana menerapkan subsidi atau insentif untuk menggerakkan ekonomi.

Tetapi apa yang dilihatnya secara riil di Jobra hari itu telah menimbulkan pengaruh yang sangat besar bagi hidup profesor itu di kemudian hari dan hidup jutaan orang miskin di seluruh dunia.

- Kisah nyata yang inspiratif dan banyak menolong orang tersebut selengkapnya bisa Anda baca sendiri pada buku tersebut ...

Ruang ICU, Galelia II, Galelia III dan Galelia IV RS Bethesda

Ruang ICU, Galelia II, Galelia III dan Galelia IV RS Bethesda

Datasolusindo Software Development

Bila Anda menginginkan program Swalayan/Minimarket; SIM RS (Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit) dll bisa menghubungi Sdr Daniel Suharta Via Telpon/SMS ke 081 5689 2706 atau via email :
datasolusindo@yahoo.co.id/
Untuk bisa mendapatkan contoh program secara gratis silahkan download ke :
http://datasolusindos.blogspot.com/

Minggu, 10 Agustus 2008

Lomba Futsal dan gerak Jalan Antar Bagian RS Bethesda
















Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 63 pada tahun 2008 ini; Rumah Sakit Bethesda dalam mengadakan lomba tidak seperti biasanya; selain mengadakan lomba gerak jalan kali ini memperlombakan cabang olah raga yang belum pernah diperlombakan pada tahun-tahun sebelumnya yaitu olah raga futsal yang akhir-akhir ini sedang nge "Trend".
Pada lomba futsal kali ini team gizi tidak lupa meneyertakan satu teamnya. Untuk kali ini walaupun pada setiap babak penyisihan selalu menggungguli lawan-lawannya dengan telak; bahkan pernah dengan skor 9-1; team gizi harus puas menempati urutan ke 3; dikarenakan pada semi final sudah bertemu dengan team yang sangat muda-muda dan tangguh karena memang sering berlatih; sehingga prediksi untuk juara 2 tidak tercapai ...
Ndak papa dab yang penting meriah ...






























Sedangkan untuk team gerak Jalan; team Gizi mengikutsertakan teamnya dengan ciri khas ala koki-koki dengan celemak dan topi "mumbul"nya; hanya saja; untuk sementara hasil lomba belum diketahui. Hasil lomba baru akan diumumkan pada saat upacara 17 Agustus 2008.
Selamat!
Semoga jerih payah dan kucuran keringat teman-teman ada hasilnya ...









Rabu, 25 Juni 2008

Dari Resep Kacang Hijau - Tercipta Hati Tiruan


Tekstur dan rasa hati tiruan sangat mirip dengan hati asli. Ingin membuatnya? Simak resepnya yang disusun oleh Ayu dan Rini, sepasang wanita kembar asal Singaraja, Bali.

Sambal goreng hati, semur atau rendang hati, adalah sajian resep populer dari hati sapi yang disuka banyak orang. Termasuk Anda? Selain sedap, hati juga memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Itu mengapa, para dokter dan ahli gizi hampir selalu menganjurkan hati sapi sebagai 'makanan wajib' kepada para ibu hamil dan penderita anemia (kurang darah).

Hanya saja, di balik kelezatannya, Anda mesti mewaspadai aneka olahan dari hati. Mengapa? Ini karena kandungan lemak jenuh dan protein non-esensial dalam hati yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol darah serta meningkatkan risiko pengapuran tulang. Artinya, dalam jangka panjang, jika Anda mengonsumsi olahan dari hati sapi secara berlebihan bisa menimbulkan ekses kesehatan yang tidak menguntungkan. Risiko terkena penyakit jantung dan osteoporosis dengan sendirinya akan meningkat.

Beberapa penelitian juga menunjukkan, struktur anatomi tubuh kita tidak sesuai untuk mencerna hati, sehingga kelak akan berubah menjadi toksin. Nah, kalau Anda gemar menikmati sambal goreng hati atau rendang hati, namun tak mau menanggung ancaman makin bertumpuknya kolesterol dalam darah, cobalah untuk mengganti resep hati sapi dengan resep hati tiruan. Mungkin Anda bertanya, bagaimana cara membuat resep hati tiruan ini? Tidak sulit kok membuatnya. Begitupun bahan-bahannya. Anda cukup menyediakan kacang hijau, garam, dan bawang putih.

Hati tiruan ini memang terbuat dari kacang hijau. Karena terbuat dari kacang hijau, maka jangan sangsikan nilai gizinya. Protein yang terkandung dalam hati nabati ini dua kali lebih tinggi dibanding kandungan protein dalam hati hewani. Kacang hijau juga kaya zat amylum, besi, belerang, kalsium, lemak tak jenuh, mangan, magnesium, niasin, vitamin B1, A, E, thiamin, folat, serat dan senyawa fitokimia canavanine yang dapat melumpuhkan bibit beberapa jenis kanker. Selain sarat gizi, hati nabati juga lebih ekonomis, mudah dibuat dan diolah, serta cocok dikonsumsi oleh siapa saja. Penderita stroke, jantung, hipertensi, dan autis pun dapat mengonsumsi hati nabati ini.

Mirip hati asli
Jangan khawatir soal rasa, sebab cita rasa hati tiruan nyaris sama dengan hati sapi asli. Hati tiruan juga bisa diolah menjadi beragam resep masakan. Dibuat resep sambal goreng, sangat enak. Begitupun ketika diolah menjadi semur atau rendang. Itu mengapa, olahan dari hati tiruan kerap hadir di meja makan keluarga saya. ''Wah, enak sekali,'' begitu komentar saudara dan orangtua saya di rumah.

Hati tiruan ini merupakan hasil 'kolaborasi ide' antara saya, Made Ayu Sukarini (Ayu), dan saudara kembar saya, Nyoman Kembarini (Rini). Ketika ide itu muncul beberapa tahun lalu, kami berpikir,''Kalau kedelai bisa dibuat makanan bergizi seperti tempe dan tahu, pastilah kacang hijau juga bisa.'' Berangkat dari ide itu, kami segera membuat serangkaian uji coba, hingga akhirnya tercipta hati tiruan dengan tekstur dan cita rasa yang mirip dengan hati asli. O ya, kami yang lahir pada 5 November 1984, memang suka memasak sejak kecil. Selain itu, kami juga hobi menulis. Berkat hobi menulis itu, sejumlah buku telah kami hasilkan, salah satunya berjudul Daging Tiruan.

Resep Membuat Hati Nabati
Anda berniat menyajikan hati nabati untuk keluarga tercinta? Jika begitu, simak resep membuat hati dari kacang hijau berikut ini. Biar lebih lengkap, praktikkan pula resep sambal gorengnya. Keluarga Anda pasti suka.

Bahan:
250 gram kacang hijau, rendam resep hingga mengembang, haluskan 4 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Campur semua bahan resep menjadi satu.
2. Tuang adonan resep ke dalam loyang yang telah dialasi daun pisang atau plastik. Kukus hingga matang. Angkat, dinginkan.
3. Iris-iris sesuai keperluan. Siap diolah menjadi aneka masakan.


Resep Sambal Goreng Hati Tiruan
Bahan:
500 gram hati tiruan, potong dadu, goreng
2 lembar daun salam
250 ml santan (dari 1/2 butir kelapa)

Haluskan:
10 buah cabai merah
1 buah tomat
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 sendok teh terasi
1/2 sendok teh gula merah
Penyedap rasa, secukupnya
Garam, secukupnya

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus dan daun salam hingga harum.
2. Masukkan hati tiruan. Aduk rata.
3. Tuangi santan. Masak sampai mantang dan kuah mengental.
4. Angkat dan sajikan.

Resep siap dihidangkan dan selamat mencoba resep ini. ***

Jumat, 20 Juni 2008

Peringkat Produk

Data Tanggal 11 Juni 2008

RS Bethesda 5.0
RSU Panti Rapih 4.8
RS PKU Muhammadiyah 3.8
Jogja International Hotel 3.7
RSUD Sardjito 3.4

Peringkat Produk terbaru ( di di capture langsung darihttp://www.pintunet.com/pada tanggal 21 Juni 2008 )

Rabu, 04 Juni 2008

Penampilan Baru RS Bethesda


BBM Naik, Gizi Buruk Meningkat

Rabu, 4 Juni, 2008 oleh: siswono
BBM Naik, Gizi Buruk Meningkat
Gizi.net - ANGKA kasus kurang gizi dan gizi buruk dikhawatirkan akan meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk itu, pemberian bantuan langsung tunai atau BLT perlu disertai dengan sosialisasi pengetahuan gizi kepada penerima bantuan agar dana bantuan dari pemerintah itu tepat sasaran dan memberi manfaat yang sangat bermakna bagi perbaikan gizi masyarakat.

Faktor utama yang langsung mempengaruhi status gizi masyarakat adalah tingkat konsumsi pangan dan status kesehatan. Dengan naiknya harga BBM, maka harga produk pangan akan naik sehingga bisa menurunkan tingkat konsumsi pangan di kalangan masyarakat, kata Martianto Drajat dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Senin (3/6), saat dihubungi dari Jakarta.

Terkait hal itu, pemerintah harus segera mengantisipasi masalah tersebut dengan meningkatkan sosialisasi mengenai pola pengasuhan pada anak. Di tengah krisis pangan yang diperparah oleh kenaikan harga berbagai bahan kebutuhan pokok, para orang tua harus memprioritaskan kebutuhan gizi pada anak mereka terutama yang masih berusia di bawah lima tahun.

Selain itu, pemerintah diharapkan tidak sekadar memberikan bantuan langsung tunai pada masyarakat miskin tanpa disertai pendampingan bagaimana pengelolaan keuangan keluarga yang tepat. Tanpa adanya sosialisasi mengenai pengetahuan gizi keluarga, bantuan itu tidak akan memberi dampak secara bermakna bagi perbaikan gizi masyarakat miskin.

Direktur Bina Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan Ina Hernawati menyatakan, Depkes secara rutin telah melakukan berbagai upaya perbaikan gizi masyarakat. Salah satunya, dengan memberikan makanan pendamping ASI bagi anak-anak balita dalam kegiatan posyandu di seluruh provinsi di Tanah Air. "Kami juga mengimbau agar masyarakat melakukan diversifikasi pangan sehingga tidak lagi tergantung pada beras sebagai sumber makanan pokok, " ujarnya.

Untuk menanggulangi masalah gizi kurang, dalam jangka pendek pemerintah melakukan perawatan kasus di rumah sakit sesuai prosedur yakni mengatasi keadaan kritis, mengobati penyebab penyakit dan menaikkan berat badan. Pada fase pemulihan, dilakukan upaya peningkatan status gizi dari gizi buruk jadi gizi baik melalui pemberian makanan bergizi dan waktu kontrol ulang di puskesmas atau RS.

Secara periodik, kader melakukan surveilans ulang kasus balita gizi kurang serta pemberian makanan pendamping ASI bagi balita usia enam sampai 24 bulan dari keluarga miskin. Pemerintah juga melakukan sosialisasi perbaikan pola asuh pemeliharaan balita seperti promosi pemberian ASI secara eksklusif sampai bayi umur enam bulan, penimbangan berat badan balita secara teratur di posyandu untuk deteksi dan rujukan dini kasus gizi kurang.

Berdasarkan data Depkes, jumlah kasus gizi kurang dan gizi buruk menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2004, jumlah balita gizi kurang dan gizi buruk sebanyak 5,1 juta jiwa. Kemudian pada tahun 2006, jumlah balita gizi kurang dan bur uk turun jadi 4,28 juta anak, dan 944.246 orang di antaranya balita risiko gizi buruk.

Pada tahun 2007, angka kasus balita gizi kurang dan buruk turun lagi jadi 4,13 juta anak, dan 755.397 orang di antaranya tergolong balita risiko gizi buruk. Sedangkan h asil surveilans gizi menunjukkan, kasus gizi buruk yang ditemukan dan ditangani 76.178 (tahun 2005), kemudian turun jadi 50.106 penderita (2006), dan tahun 2007 ada 39.080 orang.

Penulis: Evy Rachmawati

Sumber: http://www.kompas.com

Selasa, 03 Juni 2008

Menyambut Hari Ulang Tahun Yang ke 109 RS Bethesda


Dalam rangka menyambut Ulang Tahun yang ke 109 Rumah Sakit Bethesda mulai berbenah; antara lain dengan merenovasi di bagian pendaftaran serta membuat sebuah inovasi baru yaitu membuka "konter" Cakery & Cofffee Shop yang berada didepan pendaftaran pasien; sehingga kesan bahwa sebuah Rumah Sakit menjadi nyaman sangat terasa sekali; seperti yang telah penulis rasakan ketika berada di "Konter" Cakery & Coffee shop tersebut; apalagi saat itu sedang gratis...






























Soft Opening "Cakery & Coffee Shop" , Sabtu Tanggal 17 Mei 2008

Posisi Cakery & Coffee Shop tersebut juga sangat strategis bagi penunggu pasien Rawat Inap di Paviliun Jasmine; karena posisinya tepat didepan tangga menuju Paviliun Jasmine, sehingga dengan adanya "Cakery & Coffee Jasmine" tersebut penungu pasien tidak perlu lagi repot untuk mencari makanan; karena selain jaraknya tidak jauh; di "Jasmine & Coffee Shop" tersedia menu yang cukup komplit.
Mengenai tarifnya sangat sesuai dengan kantong orang "Jogja"
"Konter" tersebut buka dari jam 07.00 s/d jam 21.00.
Pas dengan waktu buka Klinik ( klinik pagi dan klinik sore)
Sedangkan menu-menunya bisa Anda lihat seperti dibawah ini.
Silahkan Anda buktikan ...




















Selain hal diatas dalam rangka merayakan Ulang Tahun yang ke 109 tersebut; tepat tanggal 20 Mei 2008 yang akan datang akan diadakan jalan sehat dengan route dari RS Bethesda sampai dengan lembah UGM langsung di lanjutkan dengan pertandingan sepak bola antar Dokter

Selamat Ulang Tahun ...
















Jalan Sehat bersama teman-teman Instalasi Gizi RS Bethesda














Jogja 19 Mei 2008

Japanese Food

2008/5/17 Eliza Amelia <iza_radhi@yahoo. co.id>:

Alhamdulillah kbr baik..

maaf mba siti br bisa ksh resep masakan jepangnya nih..aku ksh 2 resep dl ya,mungkin ini utk kami disini yg mudah untuk dimasak dan favorit kami..
smoga memuaskan ya resep
nya..

Miso Siru

Bahan:

200 gram tofu,dipotong dadu
5 buah jamur shitake kering,direndam air panas 5 menit kemudian tiriskan,di iris tipis.
2 lembar daun bawang,di iris halus
4 sdm miso/tauco jepang
1 sdt dashi (kaldu ikan bubuk ato klo tdk ada bisa diganti kaldu bubuk biasa)
1 lt air

Cara Membuat:

Rebus air,miso dan dashi bubuk hingga mendidih. Masukkan tofu dan jamur. Masak hingga jamur matang,angkat.
Sajikan miso soup dgn taburan irisan daun bawang.


KARAAGE

Bahan:
250 gram daging paha ayam beserta kulitnya,dipotong2 sesuai selera
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Adonan pelapis:
75 gram tepung kentang
3 sdm makan tepung terigu
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk
1 sdt garam

Bumbu Rendaman:
2 siung bawang putih,diparut
1 cm jahe,diparut, diperas,diambil airnya
1/2 sdt merica bubuk 2 sdm kecap asin
1 butir telur
1 sdt minyak wijen
1 sdt gula putih
1/2 sdt garam

Cara Membuat:

Campur semua bahan bumbu rendaman,aduk rata,sisihkan.
campur semua bahan adonan pelapis,aduk rata.
Masukkan potongan ayam kedalam bumbu rendaman,aduk rata,biarkan selama 2 jam agar bumbu meresap.

Setelah itu,Lapisi setiap potongan ayam dgn adonan pelapis,aduk hingga semua permukaan tertutup.
Goreng dalam minyak yg banyak dan panas hingga kuning kecoklatan,angkat, tiriskan.
Sajikan dengan kentang goreng dan sambal botol,bisa jg disajikan dgn nasi panas.




----- Pesan Asli ----
Dari: Siti Octaviani <aisyahasnah@ gmail.com>